Edukasi Arsitektur Lokal: Siswa SMPN 1 Banjarmasin Buat Maket Rumah Bubungan Tinggi
Pengenalan seni arsitektur lokal khas Banjar diwujudkan oleh SMPN 1 Banjarmasin melalui tugas proyek pembuatan maket miniatur rumah adat Bubungan Tinggi. Para siswa diajak mempelajari struktur konstruksi panggung kayu panggung serta filosofi estetika di balik setiap elemen bangunan tradisional tersebut. Guna mempublikasikan hasil karya arsitektur siswa secara modern, sekolah menyelenggarakan pelatihan komik strip dan poster digital sebagai media kampanye edukasi pelestarian budaya daerah.
Dalam pembuatan maket rumah tradisional, siswa mengamati secara detail bagian atap menculang tinggi yang menjadi ciri khas utama bangunan Bubungan Tinggi. Bahan baku pembuatan maket memanfaatkan stik kayu, bambu, dan karton tebal yang dipotong sesuai dengan skala pembanding arsitektur asli. Ketelitian dalam mengukur rasio skala melatih kecermatan dan tingkat kesabaran para peserta didik.
Siswa juga mempelajari fungsi adaptif arsitektur panggung kayu yang dirancang mampu bertahan dari luapan air sungai pasang di wilayah Banjarmasin. Penjelasan mengenai filosofi ukiran ukiran ornamen naga dan burung enggang pada bumbungan rumah menambah wawasan kebudayaan siswa. Karya maket disusun secara rinci hingga ke bagian tangga masuk dan ukiran kisi-kisi jendela.
Hasil miniatur karya siswa dipajang pada pameran seni kebudayaan sekolah saat peringatan hari jadi daerah. Pengunjung yang terdiri dari orang tua dan masyarakat umum dapat melihat keindahan detail konstruksi tradisional hasil rancangan para siswa. Kegiatan ini berhasil membangkitkan rasa bangga remaja terhadap warisan arsitektur nenek moyang.
Pembelajaran berbasis proyek budaya ini efektif menghubungkan teori mata pelajaran seni budaya dengan realitas peninggalan sejarah di sekitar lingkungan siswa. Siswa diajarkan untuk tidak lupa pada akar kebudayaan daerah di tengah pesatnya modernisasi tata kota. Diskusi kelompok memperdalam pemahaman siswa mengenai pentingnya pemugaran bangunan bersejarah.
Edukasi peninggalan arsitektur tradisional melalui pembuatan karya maket terbukti efektif melestarikan pengetahuan warisan budaya Kalimantan Selatan. Keterampilan motorik dan apresiasi seni siswa berkembang seimbang melalui kegiatan proyek yang menyenangkan ini. SMPN 1 Banjarmasin berkomitmen untuk terus mengintegrasikan muatan lokal dalam kurikulum pengajaran.
==================================================